05 August 2011

Posted by Irfan Tanjung
| 8/05/2011
Para ahli keamanan internet telah menemukan sebuah serangan cyber terbesar, yang mana menyerang jaringan dari 72 organisasi termasuk Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), pemerintah, dan perusahaan-perusahaan di seluruh dunia.

BOSTON - Para ahli keamanan internet telah menemukan sebuah serangan cyber terbesar, yang mana menyerang jaringan dari 72 organisasi termasuk Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), pemerintah, dan perusahaan-perusahaan di seluruh dunia.
Perusahaan keamanan McAfee, yang menemukan serangan tersebut, percaya bahwa ada satu negara yang menjadi aktor di balik serangan ini, namun mereka menolak untuk menyebutkannya. Meskipun begitu, salah seorang ahli keamanan mengatakan bahwa bukti-bukti mengarah ke China. Demikian seperti yang dikutip dari Reuters, Rabu (3/8/2011).
Negara maupun lembaga yang terkena serangan cyber tersebut adalah Amerika Serikat (AS), Taiwan, India, Korea Selatan, Vietnam dan Kanada, ASEAN, International Olympic Comitee (IOC), World Anti-Doping Agency, dan lain-lain.
"Untuk PBB sendiri, para hacker masuk ke sistem komputer Sekertariat PBB di Jenewa pada tahun 2008, bersembunyi di dalamnya selama hampir dua tahun di antara data-data rahasia," ungkap pihak Dmitri Alperovitch, Vice President of Threat Research McAfee.
"Bahkan kami cukup kaget dari beragamanya organisasi yang menjadi korban dari serangan tersebut," tambah Alperovitch dalam laporan McAfee sebanyak 14 halaman.
Pimpinan McAfee tersebut juga mempertanyakan apa yang akan terjadi dengan data-data dari situs yang sudah diserang tersebut. "Serangan ini tentunya dapat mengancam perekonomian secara masif," katanya.
Serangan tersebut diduga merupakan bagian dari 'Operation Shady RAT' dan bermula pada pertengahan tahun 2006. Kata RAT sendiri merupakan kependekan dari 'remote access tool' yang mana merupakan sejenis software yang digunakan oleh hacker dan ahli keamanan internet untuk mengakses jaringan komputer dari jarak jauh.


Sumber : http://news.id.msn.com/okezone/sci-tech/article.aspx?cp-documentid=5120392